KARTU PEGAWAI ELEKTRONIK (KPE)

DEFINISI

Kartu Identitas Pegawai Negeri Sipil yang memuat data PNS dan keluarganya secara elektronik. Diberikan kepada setiap PNS dan tetap berlaku setelah PNS yang bersangkutan pensiun dan KPE tambahan diberikan kepada suami/isteri dan anak dari penerima pensiun PNS.

TUJUAN

Tujuan diterbitkannya Kartu Pegawai Negeri Sipil Elektronik adalah untuk memudahkan pelayanan kepada Pegawai Negeri Sipil, penerima pensiun pegawai Negeri Sipil dan Keluarganya. Di sisilain dalam implementasinya Pencetakan KPE ini bertujuan untuk :

  1. Mendapatkan data biometric fisik PNS yang akurat untuk keperluan perencanaan, pengembangan dan kesejahteraan PNS.
  2. Membangun database Kartu Pegawai Negeri Sipil Elektronik yang memiliki tingkat keotentikan dan identifikasi yang tinggi sehingga menghasilkan data dan informasi yang akurat.
  3. Mewujudkan Data Kepegawaian yang mutakhir di Instansi Pusat maupun Daerah yang terintegrasi secara nasional dalam sistem informasi kepegawaian yang dapat diakses oleh PNS bersangkutan melalui Anjungan KPE
  4. Memberikan fasilitas multifungsi layanan kepada PNS yang lebih efektif dan efesien melalui penggunaan Kartu pegawai Negeri Sipil Elektronik.

MANFAAT

Secara umum, Manfaat yang diperoleh para PNS dengan kepemilikan KPE adalah memberikan kemudahan dalam layanan kepada PNS meliputi:

  1. Gaji;
  2. Kesehatan;
  3. Pensiun;
  4. Tabungan hari tua;
  5. Tabungan perumahan;
  6. Transaksi keuangan/perbankan; dan
  7. Layanan lainnya.

Disamping itu, dalam pelaksanaan kegiatan Implementasi Kartu PNS Elektronik secara khusus manfaat KPE dapat dijabarkan antara lain sebagai berikut:

  1. Mendapat kepastian besarnya tunjangan hari tua yang akan diperoleh dari Taspen;
  2. Dapat mengetahui profil dan updating data kepegawaian melalui KPE;
  3. Dapat mengetahui fasilitas bantuan Taperum;
  4. Mendapatkan kemudahan dalam pelayanan transaksi bank dan pembayaran gaji;
  5. Meningkatkan kesejahteraan PNS melalui cash back penggunaan KPE dalam transaksi di merchant;
  6. Dapat memanfaatkan anjungan KPE (e-Kios) yang tersedia di kantor PNS untuk berbagai macam transaksi yang pada gilirannya akan meningkatkan jam kerja produktif PNS;
  7. Rencana ke depan, KPE dapat digunakan untuk alat pembayaran busway, karcis, parkir dan sebagainya;
  8. KPE tidak membebani PNS, tetapi sebaliknya memberikan kemudahan.
  9. Mempermudah dalam pelaksanaan pembangunan platform elektronik yang mendukung pelaksanaan e-Government sebagai media pencatatan, pengawasan dan kontrol serta dapat diintegrasikan dengan layanan sektor yang lainnya.
  10. Tersedianya informasi PNS yang akurat untuk keperluan perencanaan, pengembangan, kesejahteraan dan pengendalian PNS, dan informasi data kepegawaian PNS dapat diakses oleh PNS bersangkutan melalui KPE dan Anjungan KPE.
  11. Tersedianya fasilitas layanan dalam rangka penanganan dan pengelolaan Kartu Pegawai Negeri Sipil Elektronik (KPE) serta pengendalian data PNS.
  12. Tersedianya acuan data PNS bagi instansi dan pihak yang terkait dalam rangka peningkatan layanan kepegawaian secara efektif, efisien dan terpadu, seperti layanan pembayaran gaji, asuransi kesehatan, tabungan pensiun, tabungan perumahan, dsb.
  13. Mendapatkan kepastian fasilitas ASKES yang diperoleh;

Desain KPE :

desain-tampak-muka-kpedesain-tampak-belakang-kpe

KPE dibuat dengan warna dasar kuning dalam bentuk persegi panjang dengan ukuran sebagai berikut :

1. Panjang 85,60 mm
2. Lebar 53,98 mm
3. Tebal 0,7 mm

Bagian depan KPE berlatar belakang peta wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diatasnya terdapat :

1. Gambar burung Garuda Pancasila
2. Tulisan BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA
3. Tulisan KARTU PNS ELEKTRONIK (KPE)
4. Microchip warna kuning emas
5. Nama, NIP, dan foto pemilik KPE

Tempat dan tanggal ditetapkannya KPE. Dalam microchip memuat data elektronik pemilik KPE antara lain : data kepegawaian, sidik jari, data keluarga , nama jabatan.
Memory Usage KPE (Bytes)

Main Card for PNS 9.015-14,08% (dari 64 Kb)
Additional Data for Spouses6.378 – 9,96% (dari 64 Kb)
Additional Data for Children 6.362-9,94% (dari 64 Kb)
Biometric Data Picture & FP Aprox. 30 Kb atau 46% (dari 64 Kb)

STRATEGI DAN IMPLEMENTASI JANGKA PENDEK

Diperlukan data-data detil dari daerah :
Jumlah kantor pemerintah
Jumlah PNS
Statistik gaji dan perjalanan dinas
Detil Realitas Rencana Anggaran Biaya Implementasi dan Pendapatan
Implementasi Pembayaran gaji dan perjalanan dinas di pusat dan daerah di lokasi yang mudah implementasinya :
Implementasi di ASKES, Bapertarum dan TASPEN
Rumah Sakit Umum Daerah
Kantor Taspen
Kantor Bapertarum

KPE dengan Askes-Bapertarum-Taspen

  1. Menempatkan terminal transaksi di lini depan ASKES, Taspen, Bapertarum.
  2. Membuat interface antara sistem KPE dengan back-office ASKES, Taspen, Bapertarum.
  3. Back-end ASKES, Taspen, Bapertarum merupakan beban dan tanggung jawab masing-masing institusi dan dapat dibantu pengembangannya.
  4. Bisnis proses di lini depan yang terkait dengan KPE didefinisikan bersama antara ASKES, Taspen dan Bapertarum.

KPE di ASKES

  1. KPE merupakan sarana otentifikasi pengguna ASKES pada lini depan di Puskesmas dan Rumah Sakit.
  2. Pada tahap awal, rumah sakit akan dilengkapi dengan terminal KPE yang dapat membaca kartu KPE dan melakukan otentifikasi dengan sidik jari.
  3. Form ASKES dapat langsung diisi dengan data-data PNS yang diambil dari KPE, sehingga mempercepat proses.
  4. Form diotentifikasi dengan menggunakan sidik jari dan diberikan kode khusus otentifikasi untuk verifikasi di back-office ASKES.
  5. Bilamana diperlukan, pada tahap lanjutan, proses otentifikasi tersebut dapat dilakukan untuk setiap layanan yang diberikan oleh rumah sakit.
  6. Verifikasi pengguna ASKES maupun penggunaan layanan rumah sakit dapat dilakukan verifikasi “on-site” secara sistemik dan lebih cepat.
  7. Pada tahap lanjutan, terminal KPE dipasang di Puskesmas sehingga layanan PNS di tempat tersebut dapat diukur secara tepat oleh ASKES.
Sumber :
About these ads

4 responses to “KARTU PEGAWAI ELEKTRONIK (KPE)

  1. Bila tanggal lahir di kartu Taspen beda dengan di kartu keluarga , maka yang mana yang akan saya gunakan untuk melengkapi data untuk KPE ? Mohon bantuan untuk penjelasannya . terima kasih .

    • Di format pengisian Biodata kepegawaian sekarang selalu tercantum identitas harus sesuai dengan Kartu Keluarga, olehnya itu, lebih baik anda menggunakan KK sebagai acuan karena kedepannya, semua informasi tentang diri anda akan online mulai dari KTP, KK, KPE, serta kartu identitas lain. Sementara untuk Kartu Taspen Anda, lebih baik diusulkan untuk diperbaiki. Hubungi BKD setempat. Terima kasih

    • 1. FC KTP
      2. FC SK CPNS
      3. SK PNS
      4. FC Ijazah SD dan Pendidikan Tertinggi
      5. Foto copy Rekening Bank BPD/Bank daerah setempat
      6. FC ATM (nomor Kartu bagi yang memiliki)
      7. FC SK NIP baru (ingat pula NIP lamanya)
      Semua berkas diatas diperlukan untuk pengisian form yang diberikan pada saat pemotretan. Trima kasih atas pertanyaannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s