LEBIH MEMAHAMI KONSEP PERSILANGAN DENGAN BERMAIN TERAWANG WARNA

Pembelajaran ini memanfaatkan plastik mika berwarna-warni (bekas sampul klipping) yang telah kubentuk menyerupai bentuk bunga, kemudian kujadikan sebagai media untuk membelajarkan siswa tentang materi persilangan pada kelas IX semester ganjil dengan Kompetensi Dasar 2.2. Mendeskripsikan konsep pewarisan sifat pada makhluk hidup. Tujuan yang ingin dicapai dari pembelajaran ini adalah (1) Menjelaskan materi genetis yang bertanggung jawab dalam pewarisan sifat (gen, kromosom) dan (2) Membedakan pengertian sifat resesif dominan dan intermediat. Media ini merupakan media alternatif pengganti media kancing genetika yang selama ini digunakan namun dirasa kurang memberi pengalaman nyata bagi peserta didik terkait konsep materi.

Memulai pembelajaran ini, saya mengantar siswa untuk mengamati berbagai fenomena tentang pewarisan sifat yang umum dijumpai siswa di lingkungan sekitarnya. Hal ini, saya lakukan dengan membagikan sebuah gambar/foto silsilah sebuah keluarga yang terdiri atas bapak dan ibu beserta 3 orang anaknya. Salah satu dari ketiga anaknya memiliki ciri fisik yang sangat berbeda dengan kedua orang tuanya dan kedua saudaranya. Pertanyaan kunci yang dimunculkan mengapa hal tersebut bisa terjadi? Mengapa dalam keluarga kadangkala muncul sifat anak yang jauh berbeda dengan seluruh anggota keluarganya?

Untuk mencari jawaban terhadap pertanyaan tersebut, siswa secara berkelompok diarahkan melakukan eksprimen persilangan monohibrid untuk sifat persilangan dominan dan intermediat dengan menggunakan media guntingan bunga plastik berwarna warni. Kegiatan ekprimen siswa sendiri terdiri atas dua jenis kegiatan. Kegiatan pertama yaitu melakukan persilangan dengan sifat dominan, dan kegiatan kedua yaitu melakukan persilangan dengan sifat intermediat. Untuk persilangan dengan sifat dominan digunakan guntingan bunga berwarna merah dan bunga warna putih (dalam hal ini digunakan warna bening), sementara untuk persilangan sifat intermediat digunakan guntingan bunga berwarna merah dan kuning.

Prinsip pemanfaatan media ini adalah 1 (satu) guntingan bunga dianggap mewakili satu sifat/gen (haploid) dari sebuah tanaman, tentunya didasarkan pada warnanya (misalnya: bunga merah membawa sifat merah, bunga putih membawa sifat putih, dsb.), guntingan-guntingan bunga ini kemudian saling dipasang-pasangkan setelah sebelumnya digabung dan diacak. Setiap pasangan yang terbentuk diamati pembauran warnanya dengan cara menerawangnya menghadap sumber cahaya. Setiap warna terbentuk dianggap sebagai sifat keturunan yang terbentuk dari sebuah persilangan, sehingga sebuah keturunan tanaman (diploid) merupakan gabungan dari dua guntingan bunga dengan masing-masing sifatnya (haploid + haploid = diploid).

Contoh persilangan sifat dominan

Contoh persilangan sifat intermediat

Manfaat yang dirasakan dengan pemanfaatan media ini adalah siswa akan mendapatkan pemahaman yang utuh tentang prinsip-prinsip pewarisan sifat. Jauh dari jawaban hayalan siswa seperti pada saat masih memanfaatkan kancing genetika. Selain itu, media yang telah dibentuk menyerupai bunga atau buah lebih mengantar siswa tentang kejadian sesungguhnya. Manfaat lainnya adalah media ini mudah dan murah untuk dibuat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s