MENGEKSPLORASI DAYA KREATIFITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN

P1010272Bioners. Salah satu potensi penting yang diharapkan berkembang dalam diri siswa melalui aktivitas pembelajaran di sekolah adalah kreativitas. Hal ini didasarkan pada berbagai hasil penelitian yang mengungkapkan bahwa salah satu kunci keberhasilan seorang dalam persaingan dunia kerja  adalah terletak pada daya kreatifitas yang dimilikinya. Antara Kesuksesan dan kreativitas adalah dua hal yang saling mendukung satu sama lain. Mereka yang paling kreatif itulah biasanya yang paling sukses. Jika ingin meningkatkan peluang sukses, maka tingkatkanlah kreativitas. Semakin kreatif, semakin tinggi juga tingkat stimulasinya, sekaligus berdampak pada meningkatnya kegairahan kerjanya, Sehingga semakin besar kesempatan untuk memperoleh kesuksesan. Oleh karena itu, pengembangan daya kreativitas dinilai penting dalam menyiapkan peserta didik untuk berkompetisi dalam dunia kerja di masa yang akan datang.

Adapun beberapa pengertian terkait dengan istilah kreativitas, menurut John M. Echols dan Hassan Shadily, Kreativitas (creativity) diartikan sebagai sebuah daya cipta, kreatif (creative) yang berarti bersifat memiliki daya cipta, kreasi (creation) yang artinya ciptaan, dan kreator (creator) yang artinya pencipta.

Siswa kreatif memiliki beberapa ciri diantaranya; (1) Memiliki daya imajinasi yang kuat, (2) Memiliki inisiatif, (3) Memiliki minat yang luas, (4) Bebas dalam berpikir (tidak kaku atau terhambat), (5) Bersifat ingin tahu, (6) Selalu ingin mendapat pengalaman baru, (7) Percaya pada diri sendiri, (8) Penuh semangat, (9) Berani mengambil risiko (tidak takut membuat kesalahan), dan (10) Berani dalam pendapat dan keyakinan (tidak ragu dalam menyatakan pendapat meskipun mendapat kritik dan berani memertahankan pendapat yang menjadi keyakinannya).

Di samping ciri-ciri di atas, dari pengalaman membelajarkan siswa kreatif, terkadang siswa kreatif memiliki sifat-sifat yang berani sehingga kadang-kadang berprilaku berani menentang pendapat, menunjukkan ego yang kuat, bertindak semau gue, menunjukan minat yang sangat kuat terhadap yang menjadi perhatiannya namun pada saat yang berbeda mengabaikannya, memerlukan kebanggaan atas karyanya. Sifat-sifat tersebut sering bertentangan dengan yang guru harapkan. Guru mengharapkan siswa sopan, rajin, ulet, menyelesaikan tugas sesuai dengan yang guru targetkan, bersikap kompromis, tidak selalu bertentangan pendapat dengan guru, percaya diri, penuh energi, dan mengingat dengan baik. Akibat suasana kontradiktif inilah, maka sering terjadi prakarsa kreatif siswa diabaikan atau tidak mendapat dukungan dari guru.

P1010274Upaya mengembangkan kreativitas siswa, tidaklah harus merupakan satu mata pelajaran yang berdiri sendiri, tetapi dapat dilakukan secara teritegrasi pada setiap mata pelajaran yang ada. Hal ini berarti bahwa materi pelajaran apapun dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan kreativitas anak didik. Hanya saja dalam mengembangkan kreatifitas siswa melalui pembelajaran tentunya dibutuhkan strategi yang kreatif pula. Sedangkan menghasilkan pembelajaran yang kreatif tentulah membutuhkan pemikiran yang kreatif, oleh karena itu diartikan bahwa guru yang kreatif pada umumnya berpeluang lebih mampu mengembangkan siswa menjadi kreatif.

Langkah awal dalam merangsang terbentuknya sikap kreatif pada diri siswa adalah menyiapkan stimulasi berupa desain pembelajaran yang mampu memberi kesepatan seluas-luasnya kepada siswa untuk mengeksplorasi sikap-sikap kreatif mereka dalam belajar. Mengembangkan kreativitas siswa dalam pembelajaran berarti mengembangkan kompetensi memenuhi standar proses atau produk belajar yang selalu terbarukan.  Di sini diperlukan strategi agar siswa mampu menghasilkan gagasan yang baru, cara baru, desain baru, model baru atau sesuatu yang lebih baik daripada yang sudah ada sebelumnya. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merancang desain pembelajaran yang berpotensi mengembangkan kreatifitas siswa adalah:

  • proses pembelajaran dirancang untuk membangun pengalaman belajar yang baru bagi siswa.
  • proses pembelajaran dirancang agar siswa memperoleh informasi terbaru.
  • proses belajar dirancang sehingga siswa dapat mengembangkan pikiran atau ide-ide baru.
  • proses belajar dapat mengasilkan produk belajar yang berbeda dari produk sebelumnya.
  • produk belajar diekspersikan dan dikomunikasi melalui media yang kreatif.

P1010273Memperhatikan harapan-harapan itu, maka mempersiapkan perangkat rencana pembelajaran untuk mengembangkan kreativitas siswa merupakan sebuah keniscayaan baru dalam sistem pengajaran kita. Mengembangkan kreativitas  siswa dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai  pengkondisian atau membangun iklim yang memicu berkembangnya kemampuan berpikir dan berkarya. Landasannya adalah menguasai pengetahuan dan menerapkan ilmu pengetahuan dalam bentuk keterampilan terbaik. Kreativitas itu merupakan produk pada level berpikir tertinggi. Itu sebabnya, teori Bloom yang baru  menempatkan  to create atau berkreasi menjadi bagian penting penyempurnaannya sehingga ranah kognitif tidak diakhiri dengan evaluasi, melainkan kreasi.

Berikut ini beberapa tips pembelajaran yang dapat dilakukan oleh guru dalam mengoptimalkan pengembangan kreatifitas siswa dalam belajar.

  1. Pembelajaran Student center dan bukan Teacher Center. Hal ini berarti bahwa Kreatifitas siswa akan lebih terasah jika guru senantiasa membiasakan siswa lebih aktif menggali informasi dan membangun pemahamannya sendiri dari sumber-sumber belajar yang telah disiapkan, baik secara mandiri maupun secara kelompok. Sebaliknya, jika setiap informasi yang mereka pelajari semuanya tersampaikan oleh paparan ceramah guru di depan kelas maka niscaya akan sulit mengembangkan sikap kreatif pada diri siswa.
  2. Memperbanyak upaya penggalian gagasan dari siswa melalui kegiatan diskusi atau tanya jawab dengan tujuan membiasakan dan melatih keberanian siswa mengeksplor lebih banyak lagi ide, gagasan atau pemahaman siswa tentang suatu konsep atau materi. Ketika hal ini dibiasakan, niscaya suatu saat anda akan dikejutkan oleh gagasan brilliant siswa anda yang jauh dari prediksi anda.
  3. Membiasakan aktifitas siswa belajar dalam kelompok untuk membuka kesempatan interaksi yang lebih banyak di antara siswa sehingga peluang penemuan gagasan baru lebih terbuka. Dalam interaksi antar individu, kadangkala terjadi upaya saling melengkapi sehingga alur pemikiran siswa dapat berkembang.
  4. Mendorong siswa menyusun dan mengungkapkan gagasan menggunakan bahasa dan metodenya sendiri ketimbang sekedar mengulangi ide atau gagasan yang mereka temukan dari buku-buku pelajarannya.
  5. Memfasilitasi siswa belajar dan bekerja dengan memanfaatkan berbagai bahan mentah dan mengurangi penggunaan media jadi. Tujuannya membelajarkan kemandirian pada diri siswa untuk mengkonstruksi pemahamannya sendiri dan menghasilkan produk belajar yang beragam.
  6. Membiasakan membelajarkan siswa dengan menggunakan sumber informasi yang lebih banyak dan lebih variatif. Sumber belajar yang bervariatif bertujuan mengembangkan wawasan pikir siswa.
  7. Membiasakan membelajarkan siswa dengan menggunakan media pembelajaran alternatif dan beragam. Dalam hal ini dibutuhkan kreatifitas guru dalam menciptakan media-media alternatif. Minimal langkah ini bertujuan memberikan gambaran bagaimana sebuah kreatifitas memiliki nilai dan manfaat.
  8. Senantiasa mengarahkan siswa membangun hasil pemahamannya dalam bentuk produk atau karya baik karya dua dimensi maupun tiga dimensi pada setiap aktifitas pembelajaran yang mereka lakukan.
  9. Membudayakan memberi penghargaan pada setiap ide, gagasan, dan karya-karya yang dihasilkan oleh siswa bagaimanapun buruknya. Sebab hal tersebut dapat terus memacu keberlangsungan daya cipta siswa dalam waktu yang panjang.

Segera terapkan dalam pembelajaran anda, buktikan dan rasakan manfaatnya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s